Minggu, 09 Februari 2014

Sport Jantung

Sport  jantung

Untuk yang satu ini bukannya menambah sehat jantung kita, justru bikin jantung terasa mau lepas.


 Kejadianya ketika saya sama keluarga  pergi ke Tanjung Uban. Awalnya kami beli tiket  KM roro yang agak besar, selain agak murah perangainya juga lembut,sopan dan tidak sombong. Dia pandai membuat orang lain merasa senang dan tenang bersamanya, apalagi sekarang sedang musim angin, sehingga ombak lautan bergulung-gulung setinggi gunung.

Ketika kami sedang asyik di ruang tunggu, datang konfirmasi dari Abu Tirmidzi yang sudah siap menjemput kami di pelabuhan bahwa  kapal roro tiba di Tanjung Uban sekitar jam 18.00, maka kami pikir akan terlambat karena ada acara selepas maghrib;sehingga kami langsung beralih ke speadboad yang lebih kecil.


Ketika spead mulai berjalan kami masih merasa enjoy, namun selang beberapa menit  spead mulai menampakkan  jiwa aslinya yang temperamental,angkuh dan sombong.  Dia marah, mengamuk, menerjang setiap gulungan ombak yang menghadangnya tanpa ampun,dia belah lautan dengan kejamnya dan  tidak menghiraukan serangan balik pecahan-pecahan ombak yang menghantam kanan dan kiri jendelanya. Mungkin orang-orang sudah terbiasa menyaksikan peperangan antar dua kubu yang saling menyerang ini; namun bagi kami yang baru merasakan pertama kali jadi takut, jantung terasa mau copot, nafas tak beraturan,yang tersirat dalam benak kami hanyalah doa dan tawakkal kepada Yang di Atas. Namun hal itu tidak  berjalan lama, karena setelah seperempat jam kami tiba di pelabuhan Tanjung Uban. Begitulah pengalaman yang tak mungkin kami lupakan, sehingga ketika balik ke Batam kami rela menunggu KM Roro selama tiga jam karena rindu akan kelembutan dan kebaikanya pada kami.
goodbay speadboad !engkau telah menorehkan kesan yang mendalam dalam hati kami.....

7 komentar:

  1. untung ga kebalik ya ustad.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe... alhamdulillah 'ala kulli haalin

      Hapus
  2. Naik speedboat itu cepat sih, tapi gak tahan dengan hempasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul kak, sampai kedengaran benturan spead sama hantaman ombaknya kayak bunyi dram yang di pukul balok. :D

      Hapus
  3. Saya malah gak berani naik kapal apalagi speedboad, suka gemetar dan bikin lemas, jadi ingat saat berlangsung festival danau sentani, teman2 berebut ingin naik jhonson tapi saya hanya diam sambil memandangi mereka
    Salam kenal balik, terima kasih sudah mampir di blog saya

    BalasHapus
  4. semoga ini bukan yang terakhir

    BalasHapus