Kamis, 12 September 2013

Butuh Kritik Dan Saran

Mudik lebaran


Hallo teman-teman masih di perantauan ?... bagaimana lebarannya menyenangkan atau sebaliknya..........walau postingan ini sebenarnya agak terlambat tapi gak apalah, siapa tau ada manfaatnya..

Ini Said Ali mau berbagi info tentang mudik sehabis lebaran. Biasanya yang namanya mudik kan sebelum lebaran. Tapi Said Ali pilih seminggu setelah lebaran karena menghindari keramaian. Tepatnya hari Sabtu tanggal 17 agustus 2013.

Rupanya dugaan itu salah , biarpun seminggu setelah lebaran masih juga ramai sesak. Bayangkan  teman , jalan dari ruang tunggu untuk masuk ke kapal  “ Kelut “ yang jaraknya Cuma 200 meter harus di tempuh selama setengah jam. Itupun harus berjibaku dengan para tukang  kuli panggul yang main nyosor . Yang kasian itu mamak-mamak  sama anak-anak, Kalau  gak tahan mereka bisa pingsan . Dan tragisnya lagi ni, bukan hanya naik tapi turunnya  juga sama. Yang lebih mengherankan lagi banyak yang mengakui ternyata di Pelabuhan Batam memang terkenal parah di banding dengan Pelabuhan Belawan dan Tanjung Priuk.

Untungnya mudik kali ini saya sendirian, sehingga nggak terlalu repot. Coba bayangkan kalau sama anak  istri, apa nggak kasihan mereka. Dan memang tujuan mudik saya ini untuk menjemput mereka yang di kampung.


Melihat keadaan itu sepertinya  pihak Pelabuhan Batam harus membuat  sistem yang lebih baik, biar para penumpang  kapal merasa lebih nyaman waktu naik maupun turun. Makanya, mereka butuh saran dan kritik yang membangun untuk memperbaiki sistemnya. Di tunggu ya.........

18 komentar:

  1. Halo mas Said... apa kabar?
    Lama tak berkabar-kabari...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya bunda, baru tenggelam dengan keadaan sekarang baru mau muncul lagi hehe......

      Hapus
    2. saya sampai kecarian lho mas.. agak kangen juga sih.. hehe

      Hapus
    3. hehehe..... kemaren ke jakarta ya...

      Hapus
  2. hallo mbak. salam kenal dr webe

    BalasHapus
    Balasan
    1. aih....... saya cowok mas, salam kenal balik. semoga kita bisa sering ketemuan di webe....

      Hapus
  3. Balasan
    1. Ya mas, lagi-lagi saya cowok mas........

      Hapus
  4. tgl 17 saya dari belakang pdang ke pelabuhan sekupang naik pompong liat kapalnya mau nyandar, eh ternyata salah satu calon penumpangnya mas Said toh hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mbak, tapi baru mau berangkat ke Medan dan balik lagi tgl 27

      Hapus
  5. mudik itu harus banyak perjuangannya biar berkesan. coba luw ga ngalamin kejadiab itu,, gak bakal ada artikel inikan. heheheheh......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak bisa jadi bahan untuk corat coret sih....

      Hapus
  6. @khizanatuna, selamat mudik ya....eh, sudah balik ya sekarang ?? hehehee.....

    sepakat.....seharusnya memang harus dibenahi sistemnya, biar para pemudik bisa pulang dengan nyaman dan selamat..... :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bang Dani........tapi gimana caranya ya....

      Hapus
  7. ayo ustad kita lomba menulis. . harus rajin berdoa biar sehat kembali n bisa nulis lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. siap, start di mulai tanpa finis....:D

      Hapus
  8. Balasan
    1. gak bisa naik dan gak bisa turun

      Hapus